Desy Rosmanurlisa

Archive for the ‘Dunia Anak’ Category

Mengajarkan Privasi pada Anak

“Kakak buka pintu dong, kok kamarnya dikunci?” protes adik
“Tidak bisa, Kakak lagi istirahat” jawab Kakak
Bukannya Kakak tidak membolehkan Adik masuk kekamar, tapi Kakak benar-benar ingin istirahat tanpa di ganggu siapapun karena nanti malam Kakak mau belajar untuk ujian besok.
Privasi
“Wahai orang-orang yang beriman! Hendaklah hamba sahaya(laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh(dewasa) di antara kamu, meminta izin kepada kamu pada tiga kali (kesempatan), yaitu sebelum sholat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian(luarmu) di tengah hari, dan setelah sholat isya’. (İtulah) tiga aurat (waktu) bagi kamu. Tidak ada dosa bagimu dan tidak pula bagi mereka selain dari (tiga waktu) itu, mereka keluar masuk melayanimu, sebagian kamu atas sebagian yang lain. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat itu kepadamu. Dan Allah Mengetahui dan Maha Bijaksana”
(QS: An-Nur :58)

      Setiap orang membutuhkan privasi karena pada dasarnya privasi itu berkaitan erat dengan sesuatu yang seseorang tidak ingin orang lain mengetahuinya. Seperti masalah keluarga, kehidupan pribadi, aurat, rahasia keluarga atau kekayaan yang hanya ia dan Tuhannya saja yang tahu.

Disamping membutuhkan privasi, seseorang juga dituntut untuk menghormati privasi orang lain, selama privasi itu tidak bertentangan dengan syariat agama. Maksudnya apabila orang itu melanggar hukum agama dan ada saksi yang dianggap syah dalam agama, maka pihak yang berwenang punya kewenangan untuk menanyakan bahkan menyidik sesuatu yang dianggap privasi. Seperti menggeledah lemari dengan dugaan menyimpan narkoba, karena hal ini berkaitan dengan penegakan amar makruf nahi munkar.

Tips Mengajarkan Privasi pada anak :

    1. Untuk mengajarkan privasi, tauladan dari orang tua sangatlah penting. Jangan sampai kita menyuruh anak minta izin bila masuk ke kamar kita, namun kita sendiri dengan seenaknya masuk tanpa izin.
    2. Anak juga perlu mengetahui bahwa disamping privasi dirinya ada privasi orang lain yang perlu kita hormati. Jangan sampai privasi kita justru mengganggu atau melanggar privasi orang lain. Maksudnya privasi kita tidak boleh melanggar ketentuan agama. Apabila privasi itu melanggar agama atau hukum maka privasi kita harus bersedia untuk dibenahi karena telah melanggar agama dan kemungkinan bisa melanggar privasi orang lain.

Sudah Tepatkah HP dan Internet untuk Anak-anak?

Dahsyatnya kemajuan teknologi saat ini memiliki dampak yang bermacam-macam, salah satunya adalah perilaku sosial. Mudahnya berkomunikasi dengan orang lain tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak, bahkan dengan waktu yang singkat memiliki banyak teman dengan lokasi yang berbeda.

Kemajuan teknologi terkini yang sangat familiar salah satunya adalah telepon genggam(Hand Phone) dan internet. dengan internet semua orang bisa mendapatkan informasi disegala penjuru dunia. Mulai dari hal yang baik sampai dengan hal yang merusak aqidah.Anak-anak usia SD terkadang kita anggap sebagai anak yang sudah dewasa dan sudah tepat jika diberikan fasilitas hp. Karena disisi lain dengan hp kita bisa mengontrol aktivitas yang dilakukan buah hati kita dan lain sebagainya.

Yang menjadi pertanyaan, apa sudah tepat anak usia TK dan SD diberi amanah Hp?karena memang Hp sudah menjadi kebutuhan primer setiap orang, maka tidak jarang orang tua membekali anak-anaknya dengan fasilitas Hp dan tidak sedikit pula karena pekerjaan yang memang memerlukan teknologi tinggi,dirumah sudah terpasang jaringan internet.

(lebih…)

Dunia Anak Penuh Misteri

Ketika di tengah kita hadir seorang bayi yang mungil, hati orang tua mana yang tidak senang. Ketika anaknya lahir dalam keadaan selamat dan normal, orang tua mana yang tidak gembira. Orang tua akan meluapkan kegembiraannya atas kelahiran anggota keluarganya yang baru, yang mungil, indah dan menyejukkan mata sehingga membuatnya tidak bosan untuk memandang sang buah hati.

Berbicara mengenai masalah bayi, jiwa yang terlahir di dunia ini tidak lain hanya untuk mengabdikan diri dan memakmurkan isi bumi ini dengan penuh amanah. Dunia bayi adalah dunia kesenangan yang mengasyikkan. Dalam dunianya, bayi tidak akan pernah merasa bosan menjelajahinya. Pekerjaan bayi hanyalah bermain, tertawa, menangis, makan, minum ASI, BAK, BAB, tidur, bermain lagi, tidur lagi, dan seterusnya. Bayi tidak pernah terbebankan kewajiban sholat lima waktu, puasa, zakat, dan sebagainya. Layaknya generasi muda sekarang yang tidak pernah memikirkan kewajiban sebagai manusia.

(lebih…)